Kab Bandung, - Kodim 0624/Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Wawasan Kebangsaan di Aula Pondok Pesantren Al Burdah, Kp. Cigalumpit, Desa Gajah Mekar, Kec. Kutawaringin, Kab. Bandung, pada Jumat (15/8/2025).
Dandim 0624/Kab Bandung, Letkol Inf Tinton Amin Putra, S.E., didampingi Pasiter Kodim 0624/Kab Bandung, Kapten Inf Encep Dedi Iskandar hadir langsung dalam kegiatan ini, yang merupakan bagian dari peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Turut hadir Pimpinan Pondok Pesantren Al Burdah, KH. Deden Muhammad Salman, S.Pd.I, Danramil 2411/Soreang, Mayor Inf Dede Rohendi, para Pasi jajaran Kodim 0624/Kab Bandung, staf dan guru Yayasan Pondok Pesantren Al Burdah, serta para peserta Wawasan Kebangsaan lainnya.
Dalam sambutannya, Dandim 0624/Kab Bandung, Letkol Inf Tinton Amin Putra, S.E., menyampaikan pentingnya pemahaman wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Beliau menjelaskan bahwa Kodim 0624/Kab Bandung memiliki wilayah teritorial yang luas, meliputi 31 kecamatan dan membawahi 17 Koramil.
“Saya berpesan kepada generasi muda, isilah kemerdekaan ini dengan hal-hal positif. Sebagai pelajar, belajarlah dengan baik. Jadilah generasi yang baik, generasi yang punya masa depan. Gunakan waktu untuk belajar dengan tekun dan fokus, Insya Allah akan menjadi orang yang sukses,” ujarnya.
Dandim juga mengingatkan tentang berbagai ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia, seperti perang dagang, perang ideologi, dan upaya pemecahbelahan bangsa. Beliau menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam menghadapi tantangan tersebut,”kata Dandim.
Materi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan meliputi:
1. Memahami Wawasan Kebangsaan: Cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya, menekankan kesatuan dalam keberagaman, serta sebagai filosofi hidup.
2. Pilar-Pilar Wawasan Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI harga mati, dan Bhinneka Tunggal Ika.
3. Nilai-Nilai Esensial Wawasan Kebangsaan: Cinta tanah air, kesadaran berbangsa, keyakinan pada Pancasila, rela berkorban, dan kemampuan awal bela negara.
4. Tantangan Global Indonesia: Ketidakpastian ekonomi global, konflik geopolitik, ancaman siber, erosi nilai budaya, dan perubahan iklim.
5. Wawasan Kebangsaan sebagai Solusi: Memperkuat ketahanan nasional, menjaga persatuan, dan meningkatkan literasi digital.
6. Menuju Indonesia Maju 2045: Pembangunan SDM, penguasaan teknologi, ketahanan nasional, tata kelola pemerintahan yang baik, dan ekonomi berkelanjutan.
7. Peran Generasi Muda: Belajar, berinovasi, menjaga persatuan, aktif berpartisipasi dalam pembangunan, dan menjadi duta wawasan kebangsaan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia Maju 2045.
Wawasan Kebangsaan adalah fondasi penting bagi kemajuan Indonesia. Dengan persatuan dan nilai-nilai kebangsaan, Indonesia dapat menghadapi tantangan global dan mewujudkan visi Indonesia Maju 2045. Peran generasi muda sangatlah krusial dalam mencapai tujuan tersebut. (Pen)